Ilustrasi ujian praktek yang ada di ruang tunggu

Ujian SIM A

Beberapa hari lalu ane nemenin adik untuk ujian SIM A di Polres Bantul. Sekalian nemenin ane juga bikin SIM A *lho*… heheh dengan kata lain ane dan adik bikin atau mengajukan permohonan SIM A baru di polres Bantul :)

Ini aturan resmi yang ditempel di kaca loket pendaftaran

Berangkat jam 9 dari seputaran JEC, kami tiba di Polres Bantul jam 10 an, setelah nanya ke petugas di loket akhirnya kami memulai prosesi pembuatan SIM, pertama siapkan potokopi KTP yang masih berlaku, lalu pergi ke ruang kesehatan yang ada di sebelah komplek Polres Bantul. Biaya tes kesehatan sebesar 20 ribu rupiah tesnya meliputi ukur tinggi badan dan berat badan, uji butawarna, uji penglihatan, dan tensi (tekanan darah). Setelah dapet surat keterangan sehat kami menuju ke loket pembayaran pembuatan SIM di loket BRI yang ada di dekat loket pendaftaran, untuk biaya permohonan SIM A baru sebesar 120 ribu. Selanjutnya dengan membawa surat sehat dan kwitansi dari BRI kami menuju ke loket 1 untuk mendapatkan map permohonan SIM baru yang kemudian kami diminta untuk menuliskan nama dan alamat di cover depan map,lalu map diserahkan kembali ke loket pendaftaran beserta berkas surat sehat dan kwitansi dari BRI. Setelah mengumpulkan berkas tunggu sesaat dan kita akan mendapatkan nomor antrian untuk ujian teori di ruangan yang sudah di tentukan.

UJIAN TEORI

Di POLRES Bantul uji teori mirip dengan kuis Siap* Berani di Indosi*r dulu, kita akan diberi 30 soal AVis (audio visual) dari komputer dengan layar lebar (Proyektor) dengan masing – masing soal harus kita selesaiakan dengan waktu penyelesaian sekitar 8 s/d 10 detik setelah soal selesai ditayangkan. Soal hanya memiliki dua pilihan jawaban yaitu BENAR tombol biru dikanan dan SALAH tombol merah di kiri. Setiap soal selesai kita jawab komputer akan memberitahukan kunci jawabannya, jika kunci jawaban nya salah komputer akan memberi penjelasan mengapa salah, tapi jika benar tidak diikuti dengan penjelasan.

KISI-KISI UJIAN TEORI

  1. Aturan mendahului kendaraan lain, diawali dengan menyalakan lampu sein baru kemudian mendahului setelah memastikan lalulintas dari depan sepi.
  2. Memarkir kendaraan, di tempat-tempat khusus, jangan memarkir di trotoar
  3. Dipersimpangan jalan dengan lampu merah, perhatikan nyala lampu, jangan memaksa jika lampu sudah merah meskipun lalu lintas di depan kita padat
  4. Di pertigaan dan di bundaran, ketika kita akan masuk ke bundaran atau pertigaan (tegak lurus) dahulukan mobil lain yang sudah ada di bundaran / dari arah lain di pertigaan, perlambat kecepatan bila perlu berhenti sejenak untuk memastikan kondisi di depan kita
  5. Saat ada konvoi (Polisi/Ambulan) kita harus menepi dan memberi kesempatan hingga semua kendaraan konvoi melintas dan JANGAN menyelipkan diri di antara kendaraan konvoi.
  6. Jika ingin berbelok perhatikan rambu, jangan berbelok ke arah yang dilarang/ berlawanan dengan arah yang ditunjukan oleh rambu
  7. Jangan memuat beban di atas kap mobil melewati lebar badan mobil kita
  8. Jangan lupa gunakan handrem saat parkir
  9. Dll.. ga ingat lagi, dan ntar kalau kebanyakan kisi-kisinya bisa-bisa ane kena tilang :)

Di Polres Bantul dari 30 pertanyaan kita perlu mengumpulkan score 22 untuk lulus, sebagai trik jika Anda ragu pada jawaban Anda, pilih saja jawaban SALAH.

UJIAN PRAKTEK

Ilustrasi ujian praktek yang ada di ruang tunggu

Setelah lolos ujian teori , selanjutnya ujian praktek. Di Polres Bantul Ujian Praktek SIM A ada 4 ketrampilan yaitu berjalan lurus (jangan melewati garis putih tak terputus), kemudian parkir mundur secara paralel , parkir parkir mundur secara seri, dan berjalan mundur lurus (jangan melewati garis putih tak terputus).

Untuk tes 1 dan 4 gampang, untuk parkir seri dan paralel memiliki beberapa ketentuan sbb : lebar parkir seri  dan paralel 1,5 kali lebar mobil dan panjangnya 1,25 kali panjang mobil. Untuk parkir seri hanya diberi satu kesempatan maju, sedangkan untuk paralel hanya satu kali jadi :)

Setelah tes praktek selesai kita kembali ke loket untuk menyerahkan berkas bukti kelulusan, setelah itu kita akan dapet map kita tadi sudah terisi blanko kosong yang wajib kita isi. Selanjutnya kita serahkan map ke loket dan sesaat kemudian kita akan dapat nomor antrian untuk photo SIM, antri photo SIM lumayan lama jadi silahkan siapkan cemilan atau bacaaan :)

Setelah photo kita nunggu lagi sejenak untuk menerima SIM kita. Selesai….

Oiya kalau tidak lulus ujian teori dan praktek kita di perbolehkan untuk mengulang lagi tapi di hari berikutnya :)

Oke gitu aja moga bermanfaat

About these ads

6 comments on “Ujian SIM A

  1. analogi ujian praktek ini seperti main game, ada 4 level kesulitan yang bertahap jika gagal di satu level maka tidak bisa lanjut ke level selanjutnya. kita diberi kesempatan mengulang lagi hari berikutnya :)

  2. Makasih infonya.. Sedang menguatkan diri untuk ikut ujian tanpa calo.

    Btw, anda berdua hebat juga ya. Bisa lolos ujian teori dll dalam sehari saja. Iya bener lulus kan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s